h1

BUNDAKU

January 27, 2010

Bahagiakanku dengan tulusmu…
Bahagiakanku dengan senyummu..
Tentramkan daku dengan dzikirmu
Teduhkanlahku dengan restumu…
Doakanlahku ibundaku…

Terimakasihku pada ibunda….
Atas segala restu ikhlasmu….
Terimakasihku pada ibunda…
Atas limpahan kasih sayangmu….

Hormat takzimku selalu…

Ku bersyukur padaMu Robbi…
Bundaku sehat selalu….
Dan berharap akan ridhoMu….
Dengan ridho Ibundaku…
Dengan restu Ibundaku….
Dengan doa Ibundaku…

By : Seismic

h1

materi kuliah pengendalian kualitas statistik

January 20, 2010

Ujian Akhir Pengendalian Kualitas Statistik semester ini open book. Silahkan persiapkan semua referensi pendukung yang terkait dengan Pengendalian kualitas. Ingat, keberhasilan dalam proses belajar mengajar bahwa kita memahami apa yang kita pelajari dan bisa mengetahui apa kegunaan positif dari keilmuan kita untuk kemajuan umat. terimakasih ^_^

SQC_05_Konsep Fundamental dlm penarikan sampel

SQC_06_Lot by lot Acceptance sampling by Atributes

SQC-09_SPC_new

SQC-10-pengendalian rata dan sd

h1

MATERI ETIKA PROFESI setelah UAS

January 13, 2010

Di bawah ini materi-materi Etika Profesi setelah UAS

untuk ujian UAS, sifat ujian close book, jadi mohon persiapkan dengan baik.

materi Etika sesudah UTS

EP-UAS-Tanggung jawab profesional dan otoritas atasan

Keselamatan dan Resiko

Legal dan Etis

INDUSTRI dalam pandangan ISLAM_UAS_01

h1

nilai Ujian Tengah Semester Etika Profesi

November 24, 2009

di bawah ini adalah nilai ujian tengah semester mata kuliah etika profesi..

No Nomor mahasiswa Nilai
1 02522021 0
2 05522084 0
3 05522127 75
4 06522008 57
5 06522014 65
6 06522016 65
7 06522035 70
8 06522053 76
9 06522068 76
10 06522085 50
11 06522132 77
12 06522187 43
13 06522202 48
14 06522203 52
15 06522204 85
16 06522205 0
17 06522239 68
18 06522264 86
19 06522265 83
20 06522267 83
21 07522006 73
22 07522011 88
23 07522012 78
24 07522020 78
25 07522027 56
26 07522029 80
27 07522033 80
28 07522034 50
29 07522035 60
30 07522040 69
31 07522043 74
32 07522059 77
33 07522080 70
34 07522087 70
35 07522088 66
36 07522090 67
37 07522092 80
38 07522095 60
39 07522096 55
40 07522102 73
41 07522104 69
42 07522105 55
43 07522108 85
44 07522112 86
45 07522119 73
46 07522120 82
47 07522124 88
48 07522147 86
49 07522165 67
50 07522181 82
51 07522185 80
52 07522199 75
53 07522200 70
54 07522217 75
55 07522228 80
56 07522232 72
57 07522235 75
58 07522236 80
59 08522146 85
60 08522206 62

 

 

 

 

 

 

h1

Nilai UTS Pengendalian Kualitas

November 23, 2009

di bawah ini adalah hasil dari ujian tengah semester untuk mata kuliah Pengendalian Statistik.

semoga UAS mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Niatkan menuntut ilmu adalah bagian dari ibadah kita kepada AlLoh SWT, azzamkan (niat kuatkan) pada diri kita bahwa ilmu ini akan kita persembahkan untuk kemajuan agama ISLAM ini. amin..

untuk yg mendapatkan nilai bonus (tambahan 10 point) di karenakan mengumpulkan catatan kecil yang di perintahkan untuk di buat. Terimakasih

NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER SQC

 

h1

Materi Kuliah Pengendalian Kualitas Statistik

November 20, 2009

materi kuliah pengendalian kualitas statistik dan analisa jawaban soal UTS

SQC_00_introduction_new

SQC_01_QIT_new

SQC_02_FoS

SQC_03_controlVar

SQC_04_control atribute

jawaban soal UTS

Jawaban Soal UTS Statistik Quality Control

h1

materi kuliah etika profesi

November 17, 2009

bahan-bahan mata kuliah etika profesi silahkan di download di sini

untuk minggu ini ada tugas yang harus di kerjakan, membuat tulisan tentang “10 Pekerjaan yang di haramkan dalam Islam”

aturan tugas :

1. Tidak boleh saling mencontek

2. Ketik dalam huruf Times New Roman font 12, 1,5 spasi.

3. maximal halaman tidak terbatas

4. ingat buat penjelasan terhadap 10 pekerjaan tersebut

5. beri cover dan referensinya

penulisan tersebut akan menjadi bahan diskusi di kelas pada pertemuan berikutnya.

tugas di kumpulkan maximal : 24 November 2009.

materi tugas ada di slide prinsip-prinsip hubungan pekerja dan majikan

EP_00_introduction_new09

EP_01_Moral foundation of business ethics

Legal dan Etis

Prinsip-Prinsip Hubungan Pekerja dan Majikan

h1

UdAH laMa GaK NgE-BloG

November 13, 2009

senyum ibadah

sejak diajari FaceBook-an ama asisten2 aku dah jarang banget ngutak ngatik Blogku… kasian juga liat blog yg terlantar… postingan terakhir aku buat waktu selesai wisuda bulan april kemarin… hmm sekitar udah 4 bulan gak ngeblog …. KANGEEEENnnnn… :) , tulisan lainnya rata2 hanya up load tulisan yg dah lama banget di buat tunggu giliran muncul, termasuk tulisan ini he he…. (rada basi tapi gpp lah mubadzir bila gak di up load :) )

Padahal banyak kejadian dan peristiwa yang di temui dan tak tercatat dalam pena… misalnya saja tentang proses pemilu 9 April kemarin, hehehe… masih banyak yang menggantungkan harapannya bahwa dengan pemilu bisa merubah kondisi. hmm.. sebentar kita merenung yuk.. tentang hakekat pemilu. Pemilu yg udah sering kita lakukan sejatinya hanyalah sebuah proses untuk memilih wakil2 rakyat yang duduk di DPR maupun DPRD. walaupun cara pemilihan udah mulai di variasikan dari sistem yang tertutup pada jaman dulu (orla), hingga rakyat boleh memilih sendiri calonnya secara terbuka seperti sekarang. dari yang dengan coblos sampai contreng pada saat ini. itu semua adalah cara untuk memilih. Ada banyak cara yg bisa di pakai untuk memilih bisa lewat perwakilan dari sekolompok orang, bisa lewat penunjukkan, bisa lewat suara terbanyak dll. jadi semua itu tadi hanyalah cara, dan di negeri ini cara memilih ini disebut dengan PEMILU. ..

Perubahan sendiri… adalah proses berevolusi dari kondisi yang tidak baik menjadi kondisi yang lebih baik (tentunya perubahan yg kita inginkan perubahan ke arah yg lebih baik donk hehehe.. ) … lalu dari mana perubahan itu bermula??,,, perubahan atau kebangkitan bermula dari sebuah proses kesadaran tentang kondisinya, tentang lingkungannya, tentang apa2 saja yang melingkupinya, kemudian muncul melalui pemikirannya, mencoba mencari akar permasalahan keterpurukkannya dan mencari solusi yang tepat untuk meraih perubahan yang hakiki dan di ridhoi. hehe,,, kenapa harus hakiki dan di ridhoi??? hmmm… tentunya kita semua gak ada yg mau donk, perubahan yg sifatnya palsu saja. misalnya nich, ada seorang yang hobi banget maksiat (maksiat kok hobi?? orang yg aneh :) ) terus “ngomong”nya dah tobat, eh ternyata di balik kita masih ajah melakukan kemaksiatan… nah mau gak di gituin?? atau masih maksiat sich tapi gak banyak, jadi di tinggalin dikit2 gitu maksiatnya … tapi ngakunya dah taubatan nasuha loh… yach kaya kita di tawari perubahan palsu atau perubahan yg dikit2 ajah dulu… perubahan palsu karean sebenarnya kondisi negeri ini tidak berubah malah semakin terpuruk hari ke hari… (sedih bener….), atau perubahan di bidang2 tertentu tapi dilemahkan di bidang2 yang lainnya, misalnya, memBHP univ negri yang akhirnya mencekik uang tuk kuliah, dan menggratiskan sekolah sampai SMP (hny tuk negri)… yach.. gak menyelesaikan masalah… kebijakkan banyak yg tumpang tindih… tapi ada beberapa yg menganggap lumayanlah udah ada perubahan.. hmmm iyakah?

kalo di ridhoi, itu berarti menurunkah keberkahan di dalam perubahan itu. Terus gimana donk kita bisa  mendapatkan ridho yg membawa berkah itu. Kita merenung lagi yuk?? Apakah kita bisa memprediksikan besok hujan atau panas (bisa!!! khan kita punya badan meteorologi he he…) hmm.. okelah tapi kenapa masih ada orang yg bikin lirik lagu ”mendung tak berarti hujan” hihiihi… yg artinya masih ada nilai error. Terus bisa gak kita tahan jantung ini untuk tidak berdetak dan kemudian berdetak kembali dengan ”semau” kita??? (Bisa!!! Joe sandy ”the master” pernah tuch :) )… oke dech kalo gitu coba tanya si Joe waktu dia melakukannya terlintas tidak bahwa bisa saja jantungnya tetap berhenti selamanya atau dengan kata lain dia bisa jadi kehilangan kehidupannya?… nah loh….. Itu semua menunjukkan betapa lemahnya kita, yups KITA (aku dan kamu), yang sangat lemah dan sering error.

Dosen Statistik saya yg udah professor ajah ngakui bahwa di dunia ini penuh ketidak pastian dan pasti ada error oleh karena itulah muncul pembahasan teori probabilitas. Ya, KITA (aku dan kamu) lemah… yang tidak tahu apa2 yang terbaik tuk kita. Dan yang tahu ttg KITA itu hanyalah Pencipta KITA… lalu kenapa Pencipta kita yg lebih tahu???

Pertanyaan yang SUPER SEKALI (sorry pak mario teguh, nyontek gaya bapak :) )

Pernah lihat motor? Itu loh yang rodanya dua, ada rantainya, ada mesinnya dan bisa di naiki tuk jalan-jalan (red- motor2an)… motor pasti ada yg membuat donk yaitu si mekaniknya. Kira2 siapa sich yg paling tahu ttg motor yang dibuatnya itu? Apakah kita pemakai (konsumen) atau dia si pembuat (produsen) ?

Produsen!!!! Betul sekali… jawaban yang SUPER SEKALI….

Produsen yg lebih tahu terus dia buat dech petunjuk penggunaan agar motor kita jadi awet dan gak cepet rusak. Kalo kita tidak mau ikut aturan pakainya boleh ajah sich tapi siap-siap ajah motor anda akan mudah rusak. Nah begitu juga dengan kehidupan ini, dengan KITA. Kita semua di ciptakan oleh pencipta kita yaitu AlLoh SWT. Maka sudah seharusnya hanya Dialah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik buat kita, dan kehidupan ini.

Nah begitulah, oleh karena itu bila kita emang serius mau berubah, menuju perubahan yg hakiki dan perubahan yang di ridhoi maka perubahan itu haruslah dengan sesuatu yang benar yaitu perubahan dengan ISLAM, karena ISLAM bukan sekedar agama tapi ia adalah the way of life, yupz… Islam adalah aturan dala kehidupan kita. So… ayo jadikan ISLAM sebagai gaya hidup kita. Untuk yang NON muslim don’ worry be happy, karena hanya dalam sistem ISLAMlah tidak pernah di kenal istilah mayoritas dan minoritas semua sama sebagai warga negara islam, mendapakan perlindungan yang sama. Hanya sistem kapitalis dan sosialis yang “melahirkan” istilah mayoritas dan minoritas. Sungguh Islam adalah rahmat untuk semesta alam.

By : Mei

h1

NO TITLE…

November 9, 2009

Pekikan takbir menggema..
Membahana di sepanjang jalanan

Orang-orang hanya terdiam memandang..
Ada pula yang tersenyum sinis melihatnya..
Beberapa tampak kebingungan menonton
Yang lainnya mengerutu …
Sebagian menaruh harapan memperhatikan…

Tak peduli dengan bagaimana ekspresi mereka
Tapi seruan kebenaran ini harus di sampaikan…
Harus ada yang berani mengatakan
Bahwa kita hidup dalam aturan tanpa RidhoNya
Kita sedang menduakan Dia..
Kita sedang congkak dengan menandingi Dia..

AstaghfirulLoh… Ampuni kami ya AlLoh
AstaghfirulLoh… Ampuni kami ya AlLoh
AstaghfirulLoh… Ampuni kami ya AlLoh

Kami tak peduli sebagian akan menganggap remeh seruan ini
Kami tak peduli sebagian yang lain menganggap kami terlalu banyak bicara tanpa aksi nyata
Kami tak peduli sebagian yang lain mengatakan ini hanya sia-sia saja

Tugas kami hanya menyeru…
Tugas kami hanya menyampaikan..
Mengikuti bagaimana Rosul tercinta berdakwah..
Membuka pemikiran masyarakat yang sudah terselimuti pemahaman sesat kapitalis
Menyadarkan masyarakat bahaya hidup berasaskan Sekulerisme
Menyingkirkan belenggu-belenggu umat ini, yang membuat umat terlena dan jauh dari ilLahi..
Mengajak masyarakat akan kehidupan yang INDAH dalam naungan ISLAM

Jalanan akan terus menjadi saksi perjuangan kami..
Terik mentari juga akan bersaksi kelak di hadapan IlLahi..
Biar wajah ini menghitam tertempa panas, asalkan di surga nanti bercahaya.
Biarlah kaki ini membengkak, asalkan ringan langkah ini ketika melewati jembatan sidrotul muntaha

Ya Robbi, kami sudah menjual diri ini padaMu
Kami yakin bertransaksi denganMu tidak akan pernah rugi

Ah, tidak perlu kita terkenal di antara penduduk bumi..
Cukuplah kita di kenal penduduk langit…

Ya Rosul, yang kami rasakan belum seperti apa yang kau rasakan
Syafa’atkan kami….

Jogja, 7-11-2009

Ba’da masyiroh (AKSI damai) “bersihkan Indonesia dari para koruptor dengan syariah dan Khilafah”

By : syahidah alifkecil (al nisa tuqorrabbuhalLah)

h1

ANDAIKAN SEIRING WAKTU AKAN BERUBAH…..

October 30, 2009

hujan1

Persahabatan bagai kepompong…

Merubah ulat menjadi kupu-kupu…

(Kepompong – Sindentosca)

Waktu telpon genggamku berbunyi siang itu betapa senangnya, karena ternyata sahabat yang sudah lama tidak bertemu mengkabarkan akan datang ke kotaku (jogja)  sore ini, walaupun tujuannya bukan spesial untuk menjengukku, tapi tak apalah…. Sudah menyenangkan….

Layaknya orang yang sudah lama tidak bertemu, pasti rasa rindu sudah sangat menggunung. Sambil menunggu kedatangannya, di-isi dengan menyelesaiakan beberapa pekerjaan (amanah) yang belum selesai.

alhamdulilLah akhirnya yang di tunggu datang juga…

Salam doa selamat dan rahmat langsung mengalir dari kami. Kebiasaan yang menyenangkan sesama muslim bila bertemu, yaitu saling mendoakan.

Senyumanku masih mengembang, sambil terus memandangi wajah temanku yang sudah lama tidak bertemu ini (padahal baru 1 tahun tdk bertemu he he….), lamat-lamat ku perhatikan wajahnya sepertinya ada sesuatu di benaknya. Agar tidak begitu tegang, ku ajak duduk2 dulu dan ngobrol ringan. Tapi masih kudapati wajah yang sedih dan tidak konsentrasi ketika di ajak berbicara.

Hmm… mungkin dia masih capek baru saja melakukan perjalan yang cukup jauh, akhirnya kutanya tentang pengalamannya hidup di Jakarta beberapa bulan ini. Tapi jawabanya datar dan biasa saja tak ada semangat. dalam hati berfikir mungkin menceritakan kehidupannya di Jakarta kurang menyenangkan. Kemudian ku ganti topik dengan menanyakan apakah masih sering ikut pengajian? Pertanyaan kali ini malah di jawab dengan wajah makin sedih. Ku tangkap lagi mungkin dia tidak sempat lagi berburu ilmu agama yang wajib untuk di cari ini, atau dia memang sedang bingung… bingung yang sangat…. Jurus terakhir, ku tawarkan air minum saja, semoga dia sedang tidak berpuasa hari ini. Tapi juga di tolak dengan halus… baiklah tidak mengapa :)

Setelah duduk2 lesehan sebentar di ruangan, walaupun terjadi obrolan tapi wajah sahabatku masih saja kosong. Ayo donk…. Cerita…. Gumamku dalam hati.

Akhirnya kuputuskan untuk mengajak jalan2 saja mengelilingi kampus, siapa tahu oksigen bisa mengisi otak kita berdua dan menekan sistem syaraf menjadi lebih relax, sambil menyelesaikan beberapa urusannya di kampus ini. syukurlah, suasana juga mendukung, suasana setelah hujan, dengan udara yg masih segar karena partikel debu baru saja di redam oleh air hujan, dan awan yang berwarna abu-abu sisa awan hujan yang lebih gelap. Sambil terus berjalan sambil aku bercerita, sahabatku masih mendengarkan tapi tidak konsentrasi, setiap ku lirik tetap saja pandangannya kosong.

Ya AlLoh, masihkah seperti ini, belum berubah. Padahal waktu tak pernah sedetikpun berhenti. sahabatku, aku ingin sekali membantumu, semampuku…..

“Hey… kamu sibuk gak hari ini”? tanyanya kepadaku tiba-tiba. “enggak” jawabku. “kita duduk-duduk dulu yuk” ajaknya ketika melewati kursi yang di persiapkan kampus untuk duduk mahasiswa yang sedang menunggu antrian giliran pelayanan. “baiklah” jawabku, sambil berdoa, semoga dia mau membagi bebannya kepadaku, sehingga minimalnya ada secarik senyum di wajahnya setelah pertemuan ini…

Dia memulai menceritakan kisahnya, segala keluh kesahnya. Dan tugasku hanyalah mendengarkan, dan sedikit berkomentar bila diperlukan atau ditanya. Dia mulai menceritakan pengalamannya di jakarta, tidak begitu banyak mengenal orang, dan juga menceritakan permasalahan pokok yang membebaninya.

Sambil terus mendengarkan, pelan-pelan kutarik nafas agar ada juga oksigen yang mengisi sel2 otakku agar aku juga bisa relax menghadapinya. Otak yang sehat sangat penting ketika kita akan memberikan solusi kepada orang lain. Semua informasi yang pernah aku dapatkan dalam forum2 majelis tafkir islam mulai saling mengait untuk memberikan solusi yang islami untuk sahabatku ini. Aku [insyaAlLoh] sudah lama meninggalkan solusi yang berdasarkan pada manfaat, keuntungan semu, keuntungan materiil, standar ganda berperilaku, atau salusi saling menjatuhkan dan mementingakn diri sendiri. Setelah kusadari semuanya bukan solusi yang menyelematkanku di dunia dan di akherat. Saat ini aku hanya pakai 1 solusi untuk menyelesaiakan segala permasalahanku, semua masalahku, dia sangat luar biasa, dia adalah ISLAM. Aku hanya menjadikan ISLAM sebagai pemecah setiap permasalahan. Aku yakin Islam mampu lebih dari itu, islam tidak hanya mampu menyelesaikan permasalahan individuku, ISLAM mampu menyelesaiakan permasalahan berskala sistem, berskala negara. subahanalLoh…

Dua Tahun yang lalu, aku juga pernah mendengar masalah yang sama, yang di ceritakan juga oleh sahabatku…. ya AlLoh, mengapa masih saja sama……

Orang bilang, waktu bisa merubah segalanya, orang bilang seiring waktu pasti berubah. Benarkah? Ada juga yg lebih puitis mengatakan ”biar waktu yang akan menjawab segalanya” (ah ada2 saja). Kenapa semua di serahkan pada sang waktu? Bukankah waktu hanyalah sebuah garis lurus yg ada akhirnya, dia bukan garis tanpa batas. Waktu hanya dimensi yang tidak memberikan perubahan apa-apa2, karena berjalannya waktu bukan kita yg mengendalikan, kita hanya titik yang berada di atas garis waktu.

Salah bila menyerahkan perubahan pada sang waktu. Perubahan di awali di pemahaman kita, di cara pandang kita tentang kehidupan, di pemikiran yang mengisi diri kita. Yach, cara pandang sahabatku tentang masalahnya masih sama, sehingga masalah tersebut terus menjadi beban dirinya… walaupun waktu terus berubah, tapi waktu tidak memberikan perubahan… perubahan ada di sini, ada pada pemahaman kita.

Semoga, AlLoh memberikan waktu untuk kami lebih banyak bertemu, hingga aku bisa memberikan sedikit pemahaman agar sahabatku tidak bingung lagi menghadapi segala sesuatunya, dan agar sahabatku lebih mandiri dalam pemikiran…

Semoga AlLoh memberikan kekuatan kepada sahabatku dalam menghadapi ujiannya, semoga ia meraih gelar hamba yg bertaqwa di hadapan AlLoh SWT. Amin

Syukurlah, ada sedikit senyuman di akhir pertemuan sore itu.

Sahabatku, aku hanya bisa menemanimu di dunia, aku hanya bisa cerewet di dunia ini, karena di akherat nanti kita akan berjalan sendiri-sendiri.

Untuk semua orang yang memiliki sahabat,…. sayangi sahabat kita dengan keimanan, dan kecintaan kita kepada AlLoh SWT, . . .

By : mei