BERPIKIR KREATIF

Mari kita menjernihkan pikiran yang keliru tentang arti berfikir kreatif. Karena beberapa alasan yang tidak logis, sains, teknologi, seni, dan karya tulis dianggap satu-satunya yang memrlukan pemikiran yang benar-benar kratif. kebanyakkan orang menghubungkan berfikir kreatif dengan hal-hal seperti penemuan listrik atau vaksin polio, atau novel atau pengembangan telpon seluler dengan camera digital.

Tentu saja pencapaian seperti ini adalah bukti dari cara berfikir kreatif. Akan tetapi, berfikir kreatif tidak hanya terbatas untuk pekerjaan tertentu, juga tidak hanya untuk orang-orang super pandai.

Lalu apa yang dimaksud dengan berfikir kreatif ?

Sebuah keluarga yang berpenghasilan rendah menyusun rencana untuk menyekolahkan anak mereka ke universitas. Inilah berfikir kreatif!.

Seorang pemuda yang beranggapan bahwa untuk menjadi seorang yang mahir berbisnis, menjadi seorang programmer atau untuk berhasil dalam hidup tidak harus kuliah. Inilah berfikir kreatif!.

Seorang aktivis mengembangkan suatu rencana melipatgandakan kader-kadernya. Inilah berfikir kreatif!

Juga ketika manusia seperti kita melihat kebobrokkan di setiap sendi kehidupan dan kemudian mengupayakan perubahan ke arah kebaikan dengan penuh kesungguhan. Ini berfikir kreatif!

Bahkan, “pungguk merindukan bulan”. Itu juga berfikir kreatif!

Berfikir kreatif berarti menemukan cara-cara yang baru yang lebih baik untuk melakukan atau meraih apa saja.

Untuk dapat berfikir kreatif, kita harus percaya bahwa sesuatu yang ingin kita lakukan –dapat dilakukan. Inilah prinsipnya : untuk melakukan apa pun, kita harus lebih dahulu percaya bahwa hal itu dapat dilakukan! Percaya sesuatu dapat dilakukan membuat pikiran bergerak untuk mencari cara untuk melaksanakan.

Jika kita percaya sesuatu itu tidak mungkin, pikiran kita akan bekerja untuk membuktikan mengapa hal itu tidak mungkin. Akan tetapi jika kita percaya, benar-benar percaya sesuatu itu dapat dilakukan, pikiran kita akan bekerja membantu kita mencari jalan untuk melakukannya.

Percaya sesuatu dapat dilakukan melicinkan jalan untuk solusi yang kreatif. Percaya sesuatu yang tidak dapat dilakukan adalah berfikir yang destruktif!. Hal ini berlaku dalam semua situasi, besar dan kecil. Para pemuda yang tidak benar-benar percaya bahwa perubahan bisa diwujudkan akan gagal mencapainya karena pikiran mereka tertutup bagi cara-cara yang kreatif untuk mengahsilkan perubahan. Para pemuda yang benar-benar tidak percaya bahwa negerinya bisa terbebas dari penjajahan politik, ekonomi, dan budaya oleh negara kafir akan gagal mencapainya karena pikiran mereka tertutup bagi cara-cara kreatif untuk melakukan pembebasan!.

Itulah contoh akibat dari cara berfikir tradisioanal! Pikiran pemikir tradisioanal menjadi lumpuh! Ia bernalar, “keadaannya sudah begini selama ratusan tahun, jadi keadaan ini pasti baik dan harus tetap begini. Mengapa mengambil resiko dengan mengubahnya?”

Sebaliknya, kita dapat melakukan cara untuk meraih apa yang kita inginkan jika kita percaya bahwa kita dapat melakukannya! Kita akan dapat melakukan perubahan jika kita percaya dapat melakukannya! kita bisa melakukan pembebasan jika kita percaya bahwa kita bisa melakukannya.

Kepercayaan memerdekakan kekauatan kreatif. Ketidak percayaan menjadi rem cakram bagi berfikir kratif. Percayalah! Dan kita akan berfikir secara kontruktif.

Ada dua saran untuk membantu kita mengembangkan kekuatan kreatif melalui kepercayaan :

Pertama, hapus kata tidak mungkin baik dari pikiran kita maupun kosakata pembicaraan kita. “Tidak mungkin” adalah kata kegagalan. Pikiran, “ini tidak mungkin”, memicu reaksi berantai dari pikiran lain untuk membuktikan bahwa kita tidak akan berhasil!.

Kedua, temukan potensi-potensi yang kita miliki. Kita juga harus pikiran sesuatu yang istimewa yang selama ini kita ingin lakukan, tetapi kita rasa tidak dapat melakukannya. Sekarang, buat daftar alasan mengapa kita dapat melakuknnya dan konsentrasilah pada hal-hal tersebut! Angan konsentrasi pada bisikan-bisikan yang mengatakan bahwa kita tidak dapat melakukannya! Banyak dari kita mengalahkan dan menumbangkan keinginan kita hanya karena kita berkonsetrasi pada mengapa kita tidak dapat melakukannya.

Padahal, satu-satu hal yang layak untuk konsentrasi mental kita adalah mengapa kita bisa melakukannya!.

Ingat! Tidak ada yang berkembang dalam Es! Jika kita membiarkan tradisi membekukan pikiran kita, gagasan baru tidak akan tumbuh! Cara berfikit tradisional adalah musuh no 1 untuk orang yang tertarik pada keberhasilan! Cara berfikir tradisional membekukan pikiran kita. Menghambat kemajuan kita! Mencegah kita mengembangkan kekuatan kreatif! Maka campakkanlah!!

(di tulis oleh al. pada minimagz opendmind yang nyelip diantara buku2 di rak saya)

About mei allif

Assalamu'alaikum... perkenalkan... saya adalah saudarimu. saya bersyukur sebagai hamba Allah SWT, dan menjadikan ridhoNya adalah kebahagian saya. Syahid adalah cita-cita saya tertinggi. dan melihat Kemulian/kemenangan Islam kembali menjadi penyejuk pandangan mata ini. semoga dlm blog ini qt dapat semakin mengikat ukhuwah islamiyah, dan menambah keilmuan qt juga saling mengingatkan "wa tawasaubil haq, wa tawasaubil sobr"
This entry was posted in khasanah ilmu. Bookmark the permalink.

2 Responses to BERPIKIR KREATIF

  1. ya menarik, ini mungkin ya yang buat mengapa dua tempat pertumbuhannya berbeda. tempat yang satu mengedepankan ketepatan bahasa dan kekuatan pikiran. tempat lain berbicara bagai puding yang bisantap saat berbuka (keyal, lezat juga lembut, namun tidak kokoh).btw puding kalo panas juga bikin lidah mboyoh (luka karena terbakar)

  2. mei allif says:

    hehe… salam kenal juga to snaperoneforteen… makasih dah mampir ke blog saya, … btw.. puding kalo panas ya belum jadi puding donk… jadi puding kan ketika dia dah mengeras (hayah penjelasannya kuliner banget) sorry…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s