CATATAN MUDIK 3 : Sawahku hilang??

Minggu pagi adalah hari keluarga dan hari olah raga hehehe….. walaupun keluargaku bukan para atlet (peace), tapi kami selalu menyempatkan berolah raga setiap hari minggu. Jangan membayangkan kita akan angkat besi, fitness di fitness center, atau berkuda, main golf … halah itu olah raga yang cukup menguras otak karena apa?, karena kita akan berfikir keras tuk mengumpulkan uang untuk sekedar membeli baju olah raganya atau membeli peralatan pelengkapannya. Olah raga kita, olah raga murah meriah dengan kostum apapun (tapi tetap kudu menutup aurat lah), dengan biaya Rp. 0, yaitu jalan kaki… sesekali kalo mau agak berkeringat ya berlari-lari kecil tapi lari-lari jarang kami lakukan kecuali….. ada hal2 darurat hehehe… dan kebiasaan olah raga ini yang hilang waktu aku ada di jogja, tapi olahraga ini tergantikan kok selama aku di jogja dengan mencuci baju sama ajah kan olah raga tangan euy….

Waktu jalan2 aku paling seneng kalo ngelihatin sawah, selain karena warnanya ijo (ya iyalah masak sawah warnanya biru??) katanya kalo orang yang matanya minus rajin2 lihat sawah bisa bikin minusnya berkurang hahaha… agak gak ilmiah sich tapi aku mencobanya juga, dan emang mata menjadi berair mengeluarkan air mata dan mata jadi lebih enteng. Tapi gak tahu minusnya berkurang apa ndak? Tapi yang pasti minusku pernah berkurang dan jarang sekali nambah dalam waktu singkat. Dan kebetulan juga rumahku termasuk perumahan MEWAH alias MEpet saWAH. Lebaran tahun ini ada yang hilang dari pandangan mataku, yaitu sawah2 yang biasanya untuk olah raga mataku kok sudah ndak ada lagi. Berganti menjadi gundukkan tanah coklat kekuningan. ”Pak, sawah disini kemana?” tanyaku ke bapak. Terus beliau berkata ”disini mau di buat perumahan lagi”. Ups… jadilah perumahanku ini akan menjadi semakin padat dan kebayang sudah tanah2 yang akan ditutupi dengan aspal, dan bangunan berpondasikan beton yang pasti akan membuat si kecil ”molekul air” akan kesulitan mencari tempat penyerapannya, akhirnya mereka berkumpul dalam jumlah yang banyak dan jadilah banjir.

Ih sayang banget ya pak, jadi makin padet dong nanti dan kalo hujan gimana? Mana saluran2 juga pada gak bagus drainasenya. Tapi adekku yang kebetulan ”ngilmu” di jurusan teknik lingkungan angkat bicara. ”Tapi mbak, kalo menurutku tepat juga sich sawah2 disini di jadikan perumahan”… jawab adekku. Aih tak kusangka sarjana lingkungan berbicara begini. Tapi sabar dulu, karena dia anak lingkungan maka aku yang lebih dikit ilmu lingkungannya dengan sabar mendengarkan penjelasannya. ”lihat dech mbak, air yang mengaliri sawah2 itu, airnya sudah parah banget sudah tercemar oleh limbah batik hingga warnanya jadi item, kalo air itu yang diserap oleh tanaman padi maka kualitas padinya jadi jelek”. Terangnya pada kita semua. Hmm… betul juga sich kataku. ”Tapi penyerapannya nanti dimana? Kalo semua jadi perumahan kaya begini?”. Tanyaku lagi. ”Nah, itu harusnya tugas tata kota untuk mengatur kota ini”. Seandainya bukan Kapitalisme yang menguasai negeri ini, seandainya pikiran-pikiran bangsa ini sebagian besar tidak beraqidahkan kapitalis yang segala sesuatunya masih berdasarkan pada asas manfaat dan materi juga keuntungan yang sebesar-besarnya hingga semua orang menjadikan uang, kekayaan, ketenaran menjadi tujuan hidupnya. Dan menjadi orang-orang sekuler yang menjauhkan dunia ini dari agama.

By : Mei Allif

28 september 2008

About mei allif

Assalamu'alaikum... perkenalkan... saya adalah saudarimu. saya bersyukur sebagai hamba Allah SWT, dan menjadikan ridhoNya adalah kebahagian saya. Syahid adalah cita-cita saya tertinggi. dan melihat Kemulian/kemenangan Islam kembali menjadi penyejuk pandangan mata ini. semoga dlm blog ini qt dapat semakin mengikat ukhuwah islamiyah, dan menambah keilmuan qt juga saling mengingatkan "wa tawasaubil haq, wa tawasaubil sobr"
This entry was posted in curhat. Bookmark the permalink.

One Response to CATATAN MUDIK 3 : Sawahku hilang??

  1. subi says:

    heheh,,
    semua sudah menjadi perumahan,
    seperti di jogja…

    ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s