SEJUTA KESEDIHAN HANYA PERLU 1 TETES AIR MATA

air mata

 

 

 

 

Hidup tidak selalunya Indah…
Langit tak selalu cerah…
Suram malam tak berbintang..
Itulah lukisan alam….

(Hijazz : Lukisan alam)

Benar, hidup tidaklah selalu indah, ada saja ujian yang datang menghampiri setiap manusia. Disanalah manusia akan di tempa, ibarat manusia itu hanya sepotong besi, maka ujian akan menjadikan dia menjadi sebilah pedang, pedang yang tajam yang di bawa seorang kesatria pemberani. Bukankah besi harus di pukul, di bakar, di pukul lagi, di bakar lagi, di pukul lagi dan di bakar lagi hingga dia menjadi pedang sejati. Besi tidak akan menjadi pedang hanya dengan di elus-elus saja.

Ujian menjadikan kita semakin merasa lemah, merasa sangat tidak berdaya, dan ingin menyerahkan dan menggantungkan semua permasalahan kita pada Yang Maha Kuat, mecurhatkan berlembar-lembar kesedihan kita padaNya, di tengah ke heningan malam.

Di Kala malam sunyi sepi..
Bani insan tenggelam dalam mimpi..
Musafir yang malang ini..
Pergi membasuh diri untuk menghadapMu oh Tuhan
Lemah lututku berdiri
Di hadapanMu tangisanku keharuan
Hamba yang lemah serta hina
Engkau terima jua mendekati
Dibawah duli KebesaranMu
Tuhan, hamba belum pasti
Bagaimana penerimaanMu dikala mendengarkan pengaduanku
Ku yakin Kau tak mungkiri dalam wahyu yang Kau nuzulkan
Kau berjanji menerima pengaduanku
Dan,…
Kau berjanji sudi mengampunkanku dari segala dosa yang kulakukan
AmpunanMu Tuhan lebih besar dari kesalahan insan
Hamba yakin dengan keampunanMu Tuhan
Bukan tidak ridho, cuma hendak mengadu padaMU
Tempat hamba kembali nanti disana

(Hijazz : Munajat seorang hamba)

SubhanalLoh…. sungguh indah penciptaan AlLoh… sebuah air bening pelepas segala kegundahan dan kesedihan… tidaklah AlLoh ciptakan semuanya adalah sia-sia. Kadang kita meremehkan air mata ini. Kita anggap ”cengeng” bila menangis, kita anggap gagah kalo bersikap tegar tanpa air mata. Bukankah kita terlahir dengan tangisan, dengan air mata? Air yang menjadi penguat setiap kita merasa lemah… bukankah setelah menangis kita merasa lega, bukankah setelah menangis kita merasa lebih ringan, bahkan air mata ini bisa membentengi kita dari panasnya api neraka ketika kita mengeluarkannya dalam rangka menyadari dan menginsafi segala dosa dan kesalahan kita?

Menangislah, kadang manusia terlalu sombong tuk menangis
Lalu untuk apa air matatlah  tercipta
Bukan hanya bahagia yang tercipta di dunia….

( haris isa (shafix) : menangislah di bahuku)

Sahabat, menagislah bila permasalahan sudah tidak sanggup kau fikirkan, menangislah bila permasalahan sudah sangat menyesakkan dadamu, menangislah bila kau sudah mulai kehilangan senyum ceriamu, menangislah seperti bayi-bayi di malam hari, tapi kuatlah seperti singa-singa di siang hari…

Karena air mata itu sangat hebat, lihatlah dia kecil tapi sanggup menaggung sejuta kesedihan kita…. setelah selesai menagis… tersenyumlah sebentar, tersenyumlah yang lebar, tersenyumlah yang tulus… dan siaplah menjadi Pedang yang tajam…. pedang yang lebih kuat, dan pedang yang lebih hebat.

Jadilah rumput yang lemah lembut
Tak luruh di pukul ribut
Bagai karang di dasar lautan
Tak terusik di landa badai

(Hijjaz : lukisan alam)

Suburkanlah sifat sabar di dalam jiwa kita…🙂

By : Mei Allif

About mei allif

Assalamu'alaikum... perkenalkan... saya adalah saudarimu. saya bersyukur sebagai hamba Allah SWT, dan menjadikan ridhoNya adalah kebahagian saya. Syahid adalah cita-cita saya tertinggi. dan melihat Kemulian/kemenangan Islam kembali menjadi penyejuk pandangan mata ini. semoga dlm blog ini qt dapat semakin mengikat ukhuwah islamiyah, dan menambah keilmuan qt juga saling mengingatkan "wa tawasaubil haq, wa tawasaubil sobr"
This entry was posted in artikel islam. Bookmark the permalink.

13 Responses to SEJUTA KESEDIHAN HANYA PERLU 1 TETES AIR MATA

  1. nurrahman18 says:

    kata orang sabar ada batasnya….gmn itu mbak mei?😀

    • mei allif says:

      sabar itu gak ada batasnya arief, tapi kita bisa minta di kuatkan oleh Allah ketika kita hampir tidak sabar… orang mjd sabar karena dia melatih dirinya menjadi sabar hingga dia menjadi sabar

  2. hmcahyo says:

    nice posting😀

  3. 1kepinghati says:

    Assalamu’alaikum,

    “….. Ya, menangislah untuk mengasah jiwa menjadi lebih tegar lagi, menangislah…..”

    Salam Ukhuwah,

    • mei allif says:

      alaykumussalam
      salam ukhuwah juga…
      jgn gengsi utk menangis, sahabat abu bakar selalu menagis setiap membaca al qur’an…

  4. gimana mengilangkan kesediahan disaat kita bru mendapatkan kebahagiaan ………………..??????

    • mei allif says:

      ikhlaskan saja… karena kesedihan dan kebahagian adalah bagian dari rencana Allah dan cara Allah mencintai kita

  5. subhanallah……bgus sekallii……

  6. ahmad says:

    assalamualaikum
    sedih, tp ga bs ngeluarin air mata dan tak bisa berkata hanya hati yg bisa merasakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s