3 BIG QUESTIONS

Berapa jumlah satelit planet Jupiter ?
Bagaimana dengan tumbukkan besar itu bisa membentuk alam semesta ini ?
Dalam satu kali bertelur seekor semut bisa menelurkan berapa telur?
Jika gas amoniak di uraikan menjadi senyawa2 kecil dan di campur dengan belerang kira2 zat apa yg akan terbentuk ?
Siapakah penemu bakteri pertama kali?

Hmmm…. gimana bisa gak njawab pertanyaan2 di atas?
Apakah itu pertanyaan2 yang sulit?
Atau masih terlalu mudah untuk sahabat semua🙂

Pertanyaan-pertanyaan di atas emang sulit-sulit sich apalagi untuk yang jarang baca buku hehehe (just kidding, untuk motivasi sahabat biar rajin baca buku), tapi semua pertanyaan tidak cukup sulit karena kita bisa ajah mencari “buku pintar” atau buka-buka buku ensklopedia atau cukup search di mesin pencari di internet, tinggal enter, keluar dech jawabannya.

Tapi ada pertanyaan yang besar yang bisa kita sebut dengan simpul semua pertanyaan-pertanyaan yang lainnya, yang pertanyaan ini kudu kita jawab dengan jawaban yang bener dan proses berfikir yg benar pula. Karena bener atau salahnya jawaban kita akan mempengaruhi pandangan kita terhadap hidup ini (waduw kok bisa ya?) Penasaran??? Oke kita masuki ke 3 Big Questions itu yukkk….

Sahabat semua orang kudu memikirkan 3 pertanyaan besar ini, karena ini menyangkut dirinya, yaitu :

  1. dari mana kita berasal ?
  2. untuk apa kita di dunia ?
  3. mau kemana kita setelah di dunia ini ?

dan yang lebih penting lagi adakah kaitannya antara ke 3 pertanyaan tadi? (nah loh…. )

hmmm….. banyak jawaban tuk pertanyaan di atas.

Mungkin ada yg menjawab kita berasal dari bapak dan ibu kita, ada juga yang menjawab kita berasal dari Tuhan, atau ada yg menjawab kita berasal dari materi yg bernama ovum dan sprema hingga jadilah manusia. Semua jawaban terlihat benar semua tapi mana jawaban yg benar sejati (mau nulis benar2 benar khawatir malah bingung he he … ). Bila kita berasal dari materi maka apakah mampu materi tersebut akan berjalan sendiri dengan keinginanya, hingga akhirnya membentuk segumpal darah, segumpal daging, terbentuk sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem pendengaran, sistem pengelihatan, semuanya dengan sendirinya, ya dengan sendirinya. Mungkinkah??? Akal yg sehat akan mengatakan tidak mungkin, bila sesempurna ini. Pasti ada permulaan, pasti ada penciptaan, pasti ada pengaturan dan sel-sel yang tunduk di bawah pengaturan. Maka pasti ada yang sangat Agung yang mengatur ini semua, maka pasti ada yang sangat Sempurna yang menyeru ini semua, sesuatu ini tak mungkin sama dengan yang dibuatnya, sesuatu ini pasti berbeda, yang tidak memerlukan bantuan, yang kekal dan tidak terbatas. Ya itulah Tuhan, dan tiada Tuhan selain AlLoh yang berhak disembah. Jadi kita semua berasal dari AlLoh, kita adalah makhluk ciptaanNya. Oooohhh…… ternyata asal kita merupakan Penciptaan dan Kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, yaitu tiada Tuhan selain AlLoh SWT.

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang Telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa (QS al Baqoroh : 21)

Oke satu pertanyaan besar terjawab sudah. Next Big Question, untuk apa kita ada di dunia?… Untuk senang2, untuk cari uang sebanyak-banyaknya, untuk memuaskan keinginan2 kita atau untuk apa?… mungkin sebagian dari sahabat menjawab seperti jawaban di atas. Baiklah, hidup ini memang indah, maka harus kita nikmati dengan sebaik-baiknya. Ada yg pernah makan kue tart tidak? Atau black forest..??? hhmmm yummy… enak ya kue-kue itu. Bentuknya juga sangat menarik, tapi apa yg terjadi kalo kita makan sebanyak2nya tanpa kontrol, padahal “kebutuhan” perut kita dah kenyang tapi “keinginan” kita masih ingin saja melahap habis satu loyang black forest. Yup, yup… bisa jadi kita muntah (sorry… agak jorok)… intinya kita ini tidak tahu apa yg terbaik tuk kita, kalo tidak ada yang memberi tahu. Kalo Cuma lihat bentuknya/penampilannya saja kita lebih sering salah. Di Al Qur’an AlLoh sudah mengingatkan kita.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. (QS al Hujurat : 12).

ya kita manusia, tidak tahu apa yang terbaik buat kita. Oleh karena itu kita serahkan saja pada yang paling mengerti tentang kita, yaitu pencipta kita (AlLah SWT), sehingga untuk menjawab pertanyaan ”untuk apa kita ada di dunia” maka Islam sudah mempunyai jawaban (keren yak islam🙂 )… manusia hidup di dunia adalah untuk beribadah kepada-Nya, yaitu untuk mentaati AlLah SWT dan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dalam segala aspek kehidupan.

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah (beribadah) kepada-Ku. (QS ad Dzariyat : 56)

Arti ibadah secara khusus adalah ketaatan kepada hukum syara’ yang mengatur hubungan manusia dengan Rabbnya, seperti sholat, zakat, haji, puasa dan doa dan lain sebagainya.

Mengaktualisasikan ibadah arti umum inilah yang secara konkret merupakan misi hidup manusia di dunia menurut Islam. Aktualisasi ibadah terwujud ketika seorang muslim mengikatkan dirinya dengan aturan-aturan Islam dalam segala aktivitasnya, baik ketika berhubungan dengan AlLah SWT, berhubungan dengan orang lain, maupun dengan dirinya sendiri. Begitu….. dalam segala aktivitas dah semua harus senantiasa terikat dengan aturan Islam, kalo ada aktivitas kita yg tidak terikat dengan hukum, weee kudu segera putar arah 180 derajat tuch alias kembali pada aktivitas yg terikat aturan Islam.

Nah the last BIG QUESTION adalah mau kemana kita setelah hidup di dunia… ibarat sebuah perjalanan kita harus mempunyai tujuan. Alangkah sedihnya kalo kita misalnya mau jalan-jalan tapi gak tau tujuan kita mau kemana? Hanya berputar-putar saja, hmmm sepertinya jalan-jalan kita menjadi kurang menarik dan kurang mengesankan. Beda dengan ketika kita sudah tahu apa yg kita tuju. Misalnya, kita mau pergi menikmati segarnya udara pegunungan, pastinya meskipun sepanjang perjalanan kita mendapati udara yg panas atau perjalanan yg melelahkan tapi bayangan akan segarnya udara pegunungan atau indahnya pemandangan hutan pinus dan gemericik air sungai bening membuat kita tetap bersemangat menjalani perjalanan ini. Begitu juga dengan kehidupan, mau kemana tujuan kita setelah hiduppun harus mendapatkan jawaban… benar, setelah kehidupan kita akan kembali pada Pencipta kita yaitu Allah SWT. Memilih 1 dari 2 tempat akhir kehidupan manusia akankah terbakar di NERAKA-NYA karena segala kemaksiatan dan keangkuhan kita selama di dunia, atau menikmati sejuknya SURGA-NYA karean ketundukkan dan kesabaran kita menjalani kehidupan dunia dengan selalui patuh dan tunduk akan perintah dan laranganNya. Hmmm…. ya, qt yg memilihnya… pilihan kita di mulai dari bagaimana qt menjalani kehidupan qt.

3 BIG QUESTIONS udah terjawab dengan sempurna, masih ada waktu, belum terlambat ^_^..

By : mei

About mei allif

Assalamu'alaikum... perkenalkan... saya adalah saudarimu. saya bersyukur sebagai hamba Allah SWT, dan menjadikan ridhoNya adalah kebahagian saya. Syahid adalah cita-cita saya tertinggi. dan melihat Kemulian/kemenangan Islam kembali menjadi penyejuk pandangan mata ini. semoga dlm blog ini qt dapat semakin mengikat ukhuwah islamiyah, dan menambah keilmuan qt juga saling mengingatkan "wa tawasaubil haq, wa tawasaubil sobr"
This entry was posted in artikel islam. Bookmark the permalink.

2 Responses to 3 BIG QUESTIONS

  1. nurrahman says:

    *membaca nasehat mbak Mei pagi2😀

  2. woo….its good news

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s