Suatu Sore

 

Setiap hari waktu berjalan, tidak pernah berhenti apalagi mundur kebelakang. Hmmm… membicarakan waktu seolah membicarakan Sesuatu yang misterius, hingga syaidina Ali juga berpesan bahwa waktu itu ibarat pedang bermata dua, bila pandai memanfaatkannya maka engkau akan selamat bila tidak maka engkau akan terlindas oleh waktu…

Cepat sekali waktu berlalu, hingga termasuk hari ini seiringi waktu semuanya juga sudah berubah. Aktivitasku sekarang ada beberpa yang berubah, ada juga yang bertambah hmmm… semua seiring berubahnya waktu (dan tentunya bertambahnya peran ^_^).

Langkah-langkah baru mulai di susun kembali, mungkin langkah yang tak akan sama ketika dulu masih sendiri. Karena saat ini ada langkah lain yang akan mengiringi langkah ini, ada langkah lain yang senantiasa menjaga dan bertanggung jawab terhadap langkah ini.

Tidak salah bila Allah memberikah naluri pada manusia, Allah berikan salah satunya adalah naluri mempertahankan diri (ghorizatul baqa’), tapi yang akan jadi pertanggung jawaban adalah bagaimana kita memenuhi naluri tersebut, sesuaikah dengan aturannya ataukah tidak.

Dulu aku punya mimpi… sekarangpun aku masih mempunyai mimpi.. terkadang masih rindu dengan mimpi yang di bangun dulu, tapi kembali menyadarkan diri bahwa mimpiku sekarang jauh lebih luar biasa…. ku yakini mimpiku tidak sedang di ambil/di hilangkan, tapi di tukar dengan mimpi yang lebih indah🙂

Suatu sore di sebuah taman di tempat yang suasananya akan selalu aku rindukan di sebuah universitas tempat gudangnya ilmu… bismillah semoga langkah ini semakin kuat dan lurus. Amin

Merpati rela menukar sayapnya dengan sayap bidadari………. Semoga bisa untuk melesat sampai ke jannahNYA. Amin….

By : mei

About mei allif

Assalamu'alaikum... perkenalkan... saya adalah saudarimu. saya bersyukur sebagai hamba Allah SWT, dan menjadikan ridhoNya adalah kebahagian saya. Syahid adalah cita-cita saya tertinggi. dan melihat Kemulian/kemenangan Islam kembali menjadi penyejuk pandangan mata ini. semoga dlm blog ini qt dapat semakin mengikat ukhuwah islamiyah, dan menambah keilmuan qt juga saling mengingatkan "wa tawasaubil haq, wa tawasaubil sobr"
This entry was posted in artikel islam. Bookmark the permalink.

One Response to Suatu Sore

  1. Ranaa Jannah says:

    Amien…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s